Toyota Hilux Rangga, Mesin 2.4L turbo diesel, responsif dan efisien
Arfian Alamsyah
|13 Desember 2024

Auto Jago Indonesia mendapat kesempatan untuk menjajal calon varian terlaris dari Toyota All-new Hilux Rangga yakni versi 2.5 DSL (Diesel) dengan trim Standard varian bertransmisi manual. Mobil ini benar-benar memuliakan pengemudinya.

Kami menjajal All-new Hilux Rangga varian menengah ini di Kota Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur. Seharian kami berperan sebagai driver pick-up dan keneknya. Kegiatan ini diikuti oleh 48 jurnalis nasional dan ada 24 mobil Hilux Rangga yang diikutkan.

Hal pertama yang kami kagumi dari Hilux Rangga adalah desain dari mobil ini. Jika dilihat frontal dari depan hampir tak terlihat ini seperti kuda pekerja untuk mengangkut barang. Desainnya malah mirip Toyota Land Cruiser Seri-70 atau Land Cruiser Bundera. Kami suka!

Bumper depannya terbagi tiga piece, ini ada tujuan tersendiri yakni mempercepat perbaikan dan mengurangi downtime jika amit-amit terjadi kecelakaan. Karena ini varian menengah maka lampu depan masih pakai halogen biasa, ini pun menjadi keuntungan karena bohlam halogen juga mudah ditemui dipelosok daerah.

Beralih ke samping, oleh karena ini trim Standard dengan model bak 1-way, maka velg mobil yang digunakan adalah berukuran 14 inch dibalut ban Bridgestone Duravis 195 R14 C. Sistem suspensi mobil depan menggunakan Coil Spring sementara di buritan mengandalkan Leaf Spring Rigid Axel.

Lanjut masuk ke dalam, Hilux Rangga tipe Standard yang kami gunakan ini sudah dilengkapi dengan additional Feature Air Conditioner (AC) by Denso, biaya pasangnya hanya Rp 9 jutaan saja, tapi kalau mau lebih murah bisa pakai AC merek lain. Jadi baik pengemudi maupun penumpang depan sama sekali tidak merasakan kepanasan.

Posisi duduk terasa nyaman hampir layaknya mobil penumpang. Kursi bisa diatur maju-mundur dan reclining walau tidak banyak. Test driver Auto Jago Indonesia yang berpostur tinggi 173 cm sama sekali tak mengalami kesulitan menyesuaikan posisi duduk yang pas, sebab setirnya sudah bisa diatur tilt (naik-turun).
Posisi duduk pengemudi di mobil ini surprisingly baik. Visibilitasnya juga oke berkat penerapan pilar A yang kecil, sehingga sudut blind spot di mobil ini hanya 5,3 derajat yang mana itu baik sekali untuk sebuah mobil niaga.

Sabuk pengaman juga sudah mengandalkan 3 Point Retractable Seat Belt yang memudahkan penggunaan. Jadi enggak perlu disetel manual lagi seperti di merek-merek sebelah yang tanpa bonnet itu. Lagi-lagi ini memuliakan driver.
Injak pedal kopling dan putar anak kunci maka mesin diesel 2.400 cc 4-silinder segaris berkode 2GD-FTV yang serupa dengan Fortuner 2.400 cc dan Innova Reborn pun akan menderu. Bedanya di Hilux Rangga terdengar lebih keras karena minim peredam, ya namanya juga mobil niaga.

Saat diajak berjalan dengan beban angkut kurang lebih 1 ton di bak belakang Hilux Rangga pun terasa effortless. Injakan pedal kopling ringan plus pergerakan tuas transmisi 5-speednya juga lancar. Rasanya mirip-mirip nyetir Toyota Kijang Innova Reborn.

Akselerasinya terasa positif, apalagi ketika Turbocharger di mobil ini spooling, maka dengan mudah kepala akan terhentak ke belakang. Wah rasanya kalau dimodifikasi dengan ECU tunning (remap) saja, akselerasi mobil ini bisa makin ngejambak. Mantab Toyota.

Tapi Anda harus hati-hati ketika melakukan pengereman, sebab rem anti mengunci alias Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD) hanya tersedia di Hilux tipe High. Di tipe standar murni hanya mengandalkan rem disc 14 inch di bagian depan dan drum di buritan. Tetap pakem tapi awas rem ngunci!

Peredaman suspensinya juga oke punya. Di jalan keriting suspensinya mampu meredam guncangan dengan baik, pun demikian saat dipacu di jalan lurus ia stabil. Tapi ya jangan bermanuver ekstrim layaknya Sébastien Ogier atau Kalle Rovanperä saat menggeber Yaris WRC (World Rally Championship), ini tetaplah sebuah mobil barang! Pasti limbung.

Tangki All-new Hilux Rangga ini juga diklaim jadi yang terbesar. Karena mampu menampung 55 liter. Jadi ketika tangki terisi penuh dan asumsi konsumsi bahan bakar dieselnya di angka 14 kilometer per liter, maka Anda tak perlu isi BBM lagi untuk jarak lebih dari 700 kilometer!

Audio di mobil ini cukup baik, bukan hanya karena Head Unitnya sudah punya konektivitas Bluetooth tetapi karena peletakan speaker yang persis di atas dashboard membuat suara dipantulkan ke kaca jadi lebih baik terdengar telinga.

Luasnya bak angkut dari mobil ini juga patut diacungi jempol. Dengan panjang bak 2.385 mm, lebar 1.774 mm, dan tinggi 350 mm membuat mobil ini begitu mudah membawa beragam jenis muatan. Kalau dianalogikan membawa galon, mobil ini sanggup membawa 56 galon air.

Asyiknya, meski memiliki dimendi panjang total 4.970 mm, namun untuk melakukan putar balik Hilux Rangga mampu melakukannya dengan begitu mudah. Tak hanya karena fitur Power Steering hidrolik yang sudah jadi standar di semua trim, tetapi mobil ini juga memiliki radius putar kecil, hanya 4,9 meter. Membuatnya lincah ketika harus balik arah.


Secara produk untuk peruntukkan kendaraan niaga ia sudah sempurna, tetapi masih ada beberapa hal yang bisa diimprove, antara lain:
1. Harusnya di dashboard ada desain Phone Holder yang merangkap Cup Holder seperti di Toyota Avanza atau Toyota Veloz, ini akan memudahkan driver meletakkan ponsel untuk kebutuhan navigasi Google Maps.
2. Menambahkan Hand Grip atau pegangan tangan baik di sisi driver maupun pengemudi. Come on Toyota, berapa lah harga pegangan tangan itu?

3. Menambahkan Sun Visor di sisi penumpang depan, alasan kami sama agar tak hanya driver saja yang dimuliakan namun sang kenek juga merasakan hal yang sama.


Ini adalah satu dari sekian kendaraan niaga yang pernah kami coba dan kami suka. Maka kami sangat menyarankan Toyota All-new Hilux Rangga ini untuk Anda miliki bila Anda adalah seorang pengusaha yang ingin menaikkan brand image usaha Anda tanpa meninggalkan esensi sebuah kendaraan niaga. Kami berani bilang All-new Hilux Rangga ini best in it class. Next kami akan bahas trim High dengan mesin bensin.