Handling Mitsubishi XForce Ultimate 2024 salah satu yang terbaik di kelasnya
Arfian Alamsyah
|15 Juli 2024

Pendahuluan
Bisa dibilang saat ini pertarungan di kelas B-Segment Sport Utility Vehicle (SUV) sudah masuk ranah berdarah-darah. Hampir semua pabrikan memiliki produk andalan di kelas ini, karena memang diramalkan kelas inilah yang akan berkembang serta digandrungi oleh para konsumen yang muda ataupun berjiwa muda.

Para rival di kelas ini sebut saja Honda HR-V, Toyota Yaris Cross, Hyundai CRETA, Chery OMODA 5, Wuling ALVEZ, MG ZS, Mazda CX-3, Nissan Kicks, dan Suzuki Grand Vitara adalah yang harus dikalahkan oleh Mitsubishi XForce.
Lantas seberapa kuat Unique Selling Point (USP) XForce untuk menghajar para rivalnya? Simak ulasan review ini hingga tuntas.
Eksterior
Salah satu keistimewaan XForce dari sisi eksterior adalah tampilan mobil ini yang hampir menyerupai versi mobil konsepnya. Itu terlihat dari facia depan dengan padu padan grille yang terinspirasi dari jet fighter dikombinasi dengan penggunaan lampu depan T-Shape LED Headlight memberikan tampilan yang modern nan asyik dilihat.

Dari samping makin terlihat aura desain dari mobil ini benar-benar dimiripkan dengan versi konsepnya. Secara dimensi XForce termahal ini memiliki panjang 4,3 meter, lebar 1,8 meter, dan tinggi 1,6 meter. Sebagai SUV ia wajib memiliki perawakan yang tinggi dan itu tercermin dari jarak terendah ke tanah mobil ini yang berada di angka 222 mm hasil dari penggunaan ban dan velg berukuran 225/50R18 menjadikan XForce punya Ground Clearence tertinggi di kelasnya.

Lanjut ke bagian buritan mobil ini, desainnya kembali mengingatkan kita akan mobil konsepnya. Itu tercermin dari penggunaan penggunaan Stylish Rear Combination Lights dengan lima buah bar . Terdapat juga logo Mitsubishi dan emblem XForce di sisi kiri bagian belakang mobil ini. Terdapat juga rear wiper di sisi belakang kaca untuk dapat menyeka air hujan agar visibilitas tetap terjaga dengan baik. Secara umum tampilannya gagah nan maskulin.
Interior
Masuk ke interior mobil ini, nuansa keren dan funky langsung mencuat. Berkat penggunaan bahan yang mirip dengan denim celana jeans di dashboardnya yang membuat kesan keren langsung membuncah. O ya trim denim ini hanya ada di Mitsubishi XForce tipe Ultimate saja, sedangkan kalau di tipe Exceed didominasi dengan warna hitam.

Duduk di kursi mobil ini juga menyenangkan, karena selain bisa diatur sliding (geser maju-mundur) dan height adjuster (naik-turun), titik hip point-nya pun terasa pas. Apalagi ada fitur anti panas di kursi ini (anti heat guard technology), jadi ketika mobil terjemur di panas terik suhu di kursi bisa ditekan agar lebih rendah sehingga jok tidak terasa panas ketika diduduki.
Untuk bangku baris kedua, penumpang juga dimanjakan dengan adanya armrest yang lumayan besar dan memiliki cup holder. Kursi bagian belakang juga mendapatkan pengaturan reclining dengan 8 step (kerebahannya bisa diatur dari 17 derajat hingga 33 derajat). Kursi belakang ini juga dapat dilipat dengan konfigurasi 40:20:40 menjadikannya memiliki kepraktisan yang tinggi.
Untuk bahasi, di Mitsubishi XForce tipe Ultimate ini disematkan fitur elektrik untuk membuka dan menutup bagasi mobil. Istimewanya power tailgate di Mitsubishi XForce Ultimate ini dilengkapi juga dengan kick sensor yang dapat mempermudah dalam pengoperasiannya. XForce juga memiliki ruang bagasi paling besar di kelasnya dan memiliki partisi untuk menjaga privasi barang yang ada di ruang penyimpanan belakang.
Fitur
Mitsubishi XForce trim ULTIMATE dilengkapi dengan 4 mode berkendara yang bisa diatur pengemudi, yaitu Normal, Wet, Gravel, dan Mud. Sesuai namanya, Normal untuk medan jalan yang umum, Wet untuk situasi hujan atau basah, Gravel untuk kondisi tanah atau kerikil, dan Mud untuk lumpur.
Pengemudi dapat melakukan pemilihan mode berkendara tersebut hanya dengan menyentuh tombol di sebelah tuas transmisi. Pilihan mode berkendaranya akan tampil pada layar di dasbor sehingga memudahkan pengemudi memantaunya.
Cara kerja fitur canggih ini melibatkan pengaturan mesin, transmisi, rem, dan power steering yang kemudian terintegrasi dengan kontrol traksi, kontrol stabilitas, dan Active Yaw Control (AYC). Semua diatur oleh komputer, pengemudi tak perlu pusing soal ini.

Misalnya pada mode Normal, kontrol traksi secara otomatis diatur pada level 3 (menengah) yang artinya komputer masih mengizinkan roda untuk spin, sebelum akhirnya sistem mengambil alih agar traksi tetap terjaga.
Selain itu respons AYC di level 1, respons akselerasi (mesin dan transmisi) di level 3, serta bobot setir di level 3. Pengaturan otomatis komputer ini didesain untuk mendapatkan parameter paling ideal saat XForce digunakan pada situasi umum berkendara biasa.
Sementara pada mode Wet, kontrol traksi diatur pada level 4 yang artinya komputer lebih banyak mengintervensi untuk mengurangi slip roda sehingga membantu ketika bermanuver. Kemudian AYC di level 4 untuk meminimalkan understeer, respons akselerasi di level 1,5, dan bobot setir di level 4.
Pada mode Gravel, kontrol traksi di level 1 yang artinya komputer mengizinkan roda XForce menjadi lebih banyak spin, lalu AYC di level 3, respons akselerasi di level 2, dan bobot setir di level 4. Sehingga mobil terasa lebih agresif ketika melibas trek berbatu ringan (gravel).
Terakhir pada mode lumpur alias Mud, kontrol traksi di level 1, AYC dinonaktifkan, respons akselerasi di level 1, dan bobot setir ada di set normal alias level 3. Sehingga XForce menjadi lebih leluasa dikendarai di medan-medan berlumpur.
Terdapat juga beberapa fitur keamanan tingkat lanjut seperti Active Stability Control, Hill Start Assist, Blind Spot Warning, Rear Cross Traffic Alert dan Tire Pressure Monitoring System. Dilengkapi dengan 4 airbags pada sisi pengemudi, penumpang dan side airbags.
Ada pula fitur Driving Score yang dapat menjadi tolak ukur pengemudi seberapa baik menyetir XForce ini. Semakin halus cara nyetir maka Driving Score akan makin tinggi. Fitur Driving Score ini dikembangkan oleh Hiroshi Masuoka selaku legenda reli Paris Dakar.
Sektor hiburan pada mobil ini sangat memanjakan mata dan telinga. Ada layar multimedia dengan resolusi dan kualitas terbaik dikelasnya XForce dengan ukuran 12,3 inci dengan koneksi Android Auto dan Apple CarPlay pada trim Ultimate. Audio XForce Ultimate ini merupakan sound system premium dari 8 speaker Dynamic Sound Yamaha Premium.
Sistem tata suara ini mempunyai beberapa penyetelan jenis musik meliputi Lively, Signature, Powerful dan Relaxing. Ada pula juga fitur speed compensated volume (SCV) yang dapat menyesuaikan volume musik dengan kontur jalan, kecepatan dan kebisingan untuk seri Ultimate. Menjadikan pengalaman berkendara jauh semakin menyenangkan.
Mesin & Penggerak
Mesin berkode 4A91 yang tertanam di balik kap mesin mobil ini mampu menyemburkan tenaga dan torsi serupa dengan Mitsubishi Xpander dan Mitsubishi Xpander Cross. Namun itu bukan berita buruk, sebab dikombinasi dengan transmisi CVT pintar membuat XForce tak kekurangan tenaga.
Mesin 4-silinder dengan kapasitas 1.500 cc ini punya output tenaga 105 PS dan torsi 141 Nm, di jalanan dalam kota tenaga dan torsi yang tersalur ke dua roda depan ini terasa cukup. Di luar kota dengan muatan penuh juga terasa mumpuni. Memang lebih baik pakai mesin turbo seperti di kakaknya yakni Eclipse Cross, namun dengan konfigurasi seperti ini rasanya sudah cukup.

Kelebihan Mitsubishi XForce Ultimate 2024
Kekurangan Mitsubishi XForce Ultimate 2024
Penggunaan mesin turbo akan meningkatkan sektor fun to drive mobil
Kesimpulan
Bila Anda mencari SUV dengan harga Rp 400 jutaan dan tidak masalah dengan absennya fitur sun roof. Maka mobil ini layak untuk Anda pinang. Fitur driving mode lengkap ditambah sound system premium dari Yamaha membuat mobil ini cukup sukar dicari tandingannya.